Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pahala berjalan menuju masjid


 Tahukah kalian, berjalan menuju masjid berpahala?


 Rasulullah shallallahu alaihi wasallam  bersabda :

 

أَلا أَدُلُّكُمْ عَلَى مَا يَمْحُو اللَّهُ بِهِ الْخَطَايَا وَيَرْفَعُ بِهِ الدَّرَجَاتِ ؟ قَالُوا : بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ , قَالَ : إِسْبَاغُ الْوُضُوءِ عَلَى الْمَكَارِهِ , وَكَثْرَةُ الْخُطَا إِلَى الْمَسَاجِدِ , وَانْتِظَارُ الصَّلاةِ بَعْدَ الصَّلاةِ , فَذَلِكُمْ الرِّبَاطُ , فَذَلِكُمْ الرِّبَاطُ ) رواه مسلم


“Apakah kalian mau aku tunjukkan dengan apa yang allah hapuskan dosa baginya dan Allah tinggikan derajatnya? Para sahabat menjawab : tentu wahai Rasullullah, kemudian beliau berkata : menyempurnakan wudhu disaat saat yang dibenci, memperbanyak langkah ke masjid, dan menunggu shalat sampai shalat berikutnya, maka itulah ar-ribath, maka itulah ar-ribath” (HR. Muslim, 251]


Rasulullah shallallahu alaihi wasallam juga bersabda :


إِنَّ أَعْظَمَ النَّاسِ أَجْرًا فِي الصَّلاةِ أَبْعَدُهُمْ إِلَيْهَا مَمْشًى فَأَبْعَدُهُمْ (رواه مسلم)


“Sesungguhnya pahala orang yang terbesar dalam hal shalat adalah mereka yang paling jauh jarak jalan kakinya kemudian yang berikutnya” (HR. Muslim, 662)


Keutamaan berjalan menuju masjid amatlah besar, apalagi bagi yang menempuh jarak jauh. Namun hal ini dengan melihat tanpa adanya bahaya bagi tubuh maupun keselamatan. Semua tergantung niatnya. Jika memang dekat, alangkah baiknya untuk berjalan karena tiap langkah dihitung pahala. Jika memang jauh, maka naik kendaraan juga tidak bermasalah, yang penting adalah usaha dan niat kita untuk menuju masjid.


Posting Komentar untuk "Pahala berjalan menuju masjid"